16 July 2026 Mamuju • Sulawesi Barat Redaksi Pedoman Kontak
FAKTA

“Rahasia Lidah Ular Terungkap: Cara ‘Mencium’ yang Bikin Ilmuwan Takjub!”

23 March 2026 16:26 WIB 2 Dibaca
“Rahasia Lidah Ular Terungkap: Cara ‘Mencium’ yang Bikin Ilmuwan Takjub!”

InspiratifNetwork.com Ular selama ini dikenal sebagai hewan misterius dengan gerakan sunyi dan insting berburu yang tajam. Namun, di balik itu semua, terdapat kemampuan luar biasa yang jarang disadari banyak orang, yakni cara mereka “mencium” lingkungan. Berbeda dengan manusia yang mengandalkan hidung, ular justru menggunakan lidahnya sebagai alat utama untuk mendeteksi keberadaan di sekitarnya.

Saat menjulurkan lidahnya yang bercabang, ular sebenarnya sedang mengumpulkan partikel kimia dari udara maupun permukaan tanah. Partikel-partikel ini kemudian dibawa masuk ke dalam mulut dan dianalisis oleh organ khusus yang disebut organ Jacobson atau vomeronasal, yang terletak di langit-langit mulut. Proses ini memungkinkan ular membaca “jejak kimia” yang tak kasat mata, layaknya sistem sensor canggih di dunia modern.

Kemampuan ini memiliki peran vital dalam kehidupan ular. Dengan sistem penciuman kimia tersebut, ular dapat mengetahui posisi mangsa, menghindari predator, hingga menemukan pasangan untuk berkembang biak. Bahkan, ular mampu mengikuti jejak mangsa hanya dari sisa partikel yang tertinggal di tanah, menjadikannya pemburu yang sangat efisien meskipun bergerak tanpa suara.

Menariknya, kehebatan ini juga menjadi solusi atas keterbatasan yang dimiliki ular. Sebagian besar ular memiliki penglihatan yang tidak terlalu tajam dan tidak memiliki telinga eksternal seperti manusia. Oleh karena itu, mereka sangat bergantung pada kemampuan sensor kimia ini untuk bertahan hidup di alam liar.

Fenomena ini membuktikan bahwa alam memiliki cara unik dalam menciptakan keseimbangan. Apa yang terlihat sederhana, seperti gerakan lidah ular yang keluar-masuk, ternyata menyimpan teknologi biologis yang luar biasa kompleks dan efektif. Tak heran, hingga kini para ilmuwan terus mempelajari mekanisme ini sebagai inspirasi bagi pengembangan teknologi sensor di masa depan.


Bagikan Berita